Monday, July 2, 2012

Penyebab, Pencegahan dan Penanganan Penyakit Asma

 photo gaptek-shanty-merah-468.gif

Penyakit asma adalah suatu kondisi kronis yang disebakan karena alergi, dimana saluran utama udara di paru-paru (bronkhiol) mengalami bengkak (inflamasi) sehingga menyempit dan menghasilkan lendir berlebih. Akibatnya penderita menjadi sulit bernafas/ sesak nafas, batuk dan terkadang nafasnya berbunyi.
Penyakit asma tidak dapat sembuh total namun dapat dikontrol/ dicegah kekambuhannya sehingga penderita asma tidak akan menunjukkan gejala, tidak terganggu aktifitasnya, penggunaan obat dapat diminimalisir dan tidak sampai mengalami serangan berat.

Faktor Pemicu Kambuhnya Penyakit Asma :
- Serbuk sari dari rumput atau bunga
- Asap rokok, polusi udara
- Kosmetik, hair spray
- Produk pembersih rumah tangga
- Bulu atau kutu binatang
- Debu
- Makanan laut seperti, udang, kerang, ikan, cumi, kepiting
- Udara dingin
- Stress
- Kelelahan

Tanda dan Gejala Penyakit Asma :
- Sesak nafas dan nafas pendek-pendek
- Batuk lebih dari 1 minggu
- Lendir di saluran nafas bertambah banyak
- Nafas berbunyi/ mengi

Tips Pencegahan Kambuhnya Asma :
- Perhatikan waktu atau kegiatan sebelum mendapat serangan, misalnya udara, rokok, makanan/minuman, debu, kegiatan fisik, obat-obatan, infeksi dan lain sebagainya. Buat catatan, sehingga di dapat gambaran jelas tentang penyebabnya dan dapat dihindari
- Cuci sarung bantal, sprei, horden lebih sering
- Potong rumput di halaman lebih sering
- Pilih tanaman yang tidak berbunga
- Jauhi asap rokok
- Hindari makanan laut
- Jangan memelihara binatang berbulu dirumah ( anjing, kucing, burung )
- Gunakan pakaian hangat jika cuaca dingin
- Hindari aktifitas yang dapat membuat tubuh kelelahan
- Selalu sediakan obat asma di rumah/ di tas
- Jika menggunakan obat steroid hirup, setelah menghirup obat ini dianjurkan berkumur dengan air hangat untuk menghindari efek sampingnya berupa jamur pada kerongkongan dan pita suara
- Jika asma terlanjur kambuh, hentikan aktifitas dan segera beristirahat
- Obati serangan secara dini, jangan menunggu sampai sesak nafas
- Jika setelah minum obat tidak terjadi perbaikan, harus segera berobat ke UGD rumah sakit terdekat.

Tips Penanganan Penyakit Asma :
Secara non farmakologik (penanganan tidak dengan obat)
- Pendidikan pada penderita mengenai penyakitnya sehingga dapat menyikapi penyakitnya dengan baik
- Menghindari penyebab/pencetus serangan (allergen) dan kontrol lingkungan hidupnya
- Latihan relaksasi, kontrol terhadap emosi dan lakukan senam atau olah raga yang bermanfaat memperkuat otot pernapasan, misalnya berenang
- Fisioterapi, sehingga lendir mudah keluar

Secara farmakologik (penanganan menggunakan obat)
- Pereda serangan/ pelonggar saluran nafas, misalnya Salbutamol, Aminofilin

- Pencegah serangan, misalnya Prednisone, Dexametason
- Pengencer lendir, misalnya Bromhexin, Ambroxol

 photo belajarinternetdinsan.gif

0 komentar:

Post a Comment