Monday, March 4, 2013

Alergi Makanan

 photo gaptek-shanty-merah-468.gif

Alergi makanan adalah reaksi hipersensitivitas sistem kekebalan tubuh terhadap makanan tertentu. Jadi jika setelah makan makanan tertentu anda mengalami gejala yang tidak menyenangkan seperti :
  • Kulit menjadi merah
  • Bentol-bentol
  • Bengkak di bibir, wajah, lidah atau bagian tubuh yang lain
  • Gatal
  • Pusing, kepala terasa ringan atau pingsan
  • Hidung mampet bahkan sulit bernafas
  • Mual, muntah
  • Diare, kram perut
maka kemungkinan besar anda tengah mengalami reaksi alergi makanan.

Penyebab alergi :
Alergi makanan berbeda dengan keracunan makanan yang disebabkan karena adanya bakteri/ parasit/ jamur atau toksin pada makanan.

Tubuh manusia memproduksi sejenis protein yang disebut antibodi yang berfungsi untuk menandai kuman yang menyebabkan infeksi. Dari berbagai jenis antibodi yang diproduksi tubuh, imunoglobulin E (IgE) lah yang menyebabkan reaksi alergi. Antibodi IgE biasanya dihasilkan sebagai respon terhadap infeksi parasit, namun pada orang tertentu produksi IgE sebagai respon terhadap makanan tertentu.

Makanan yang sering menimbulkan alergi adalah makanan yang mengandung protein. Contoh makanan yang sering menyebabkan alergi, antara lain :
  • Susu
  • Telur
  • Gandum
  • Ikan dan makanan laut lainnya seperti udang, kerang
  • Kacang-kacangan dll
  • Buah-buahan seperti tomat, strawberry
Selain karena protein, alergi makanan juga dapat disebabkan oleh sulfida atau salisilat dalam makanan, penyedap masakan, zat pengawet dan pewarna sintetis.

Penanganan dan pengobatan alergi makanan
  • Hindari makanan yang dapat menyebabkan timbulnya alergi. Namun, hal tidak selalu berhasil karena beberapa bahan makanan seperti zat aditif, kacang, kedelai, protein susu, dll yang terkadang tidak disebutkan dalam kemasan suatu produk. Oleh karena itu, sebaiknya selalu beli produk dari merek yang sama, yang sudah anda ketahui tidak menimbulkan alergi.
  • Bila gejala alergi muncul, berikan obat alergi yaitu antihistamin seperti : CTM, Incidal, Celestamin, Claritin dll.
  • Bila gejala alergi yang timbul sangat berat, seperti sulit bernafas, bengkak di seluruh tubuh dll maka segera pergi ke dokter atau rumah sakit terdekat.
  • Diagnosis alergi biasanya dilakukan dengan kombinasi penelaahan riwayat medis pasien, pemeriksaan klinis dan tes untuk mendeteksi antibodi IgE. Cara yang lebih sederhana untuk mengidentifikasi reaksi makanan adalah rotasi diet, yang terdiri dari hanya mengkonsumsi makanan tertentu yang diganti setiap 3-4 hari sekali dalam dua atau tiga siklus. Cara ini dapat mengidentifikasi makanan penyebab alergi.
 photo belajarinternetdinsan.gif

4 komentar:

pengobatan maag kronis said...

serem sekali gambarnya sepertinya gatal sekali bibirnya

Obat Darah Tinggi said...

Iya bener banget tuh saya juga punya alergi kalau makan udang...

obat herbal diare said...

informasinya manarik sekali ya...
trims mas bro..

obat luka pasca operasi caesar said...

wes... matep kali informasinya..
trims

Post a Comment