Thursday, September 29, 2011

Konstipasi, Gejala, Penyebab & Penanganannya

 photo gaptek-shanty-merah-468.gif

Secara umum seseorang dikatakan menderita konstipasi ( susah buang air besar ) apabila :
- BAB kurang dari 3 kali seminggu dan tinja yang dikeluarkan keras
- Mengejan lebih dari satu kali dari 4 kali BAB
- Kadang disertai kembung
- Rasa tidak nyaman atau kram/ nyeri di perut bagian bawah


Penyebab dari konstipasi :
- Kurang konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran
- Terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak atau makanan yang manis
- Kurang minum air putih
- Sering menunda BAB
- Stres
- Kurang bergerak / beraktifitas
- Minum obat penenang / menggunakan narkotika
- Kehamilan atau pasca melahirkan
- Menjalani proses kemoterapi

Tips Penanganan Konstipasi :
- Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran
- Kurangi konsumsi makanan yang berlemak dan yang manis-manis
- Rutin berolahraga
- Segera lakukan BAB jika muncul rasa ingin BAB
- Kurangi stres
- Untuk wanita hamil dapat mengkonsumsi suplemen yang mengandung enzym pencernaan atau mengandung serat seperti Vegeblend
- Jika tengah mengalami konstipasi hindari konsumsi suplemen yang mengandung zat besi seperti Sangobion, Hemobion, Sakatonic liver
- Bila perlu dapat menggunakan obat-obat pencahar/laksatif seperti Dulcolactol, Lactulax ( kedua produk ini aman untuk bayi ), Dulcolax ( tidak dianjurkan untuk wanita hamil ), Laxadine, Microlax ( aman untuk anak-anak dan wanita hamil ).
- Untuk obat-obatan pencahar yang berbentuk tablet diminum malam hari sebelum tidur agar BAB terjadi keesokan harinya, sedangkan untuk pencahar yang berupa syrup atau suppositoria dianjurkan dipakai pagi hari setelah bangun tidur, karena efeknya yang lebih cepat.
 photo belajarinternetdinsan.gif

0 komentar:

Post a Comment