Saturday, October 8, 2011

Osteoarthritis/ OA

 photo gaptek-shanty-merah-468.gif

Osteoarthritis adalah suatu peradangan pada sendi yang disebabkan karena tulang rawan yang melapisi sendi telah aus atau menipis, sehingga kemampuannya untuk mengurangi gesekan dan menahan getaran menjadi berkurang yang akhirnya penderitanya akan merasakan nyeri jika bergerak.

Sendi yang paling sering terkena OA adalah jari tangan, tulang belakang dan sendi penahan beban ( lutut, pinggul, dan mata kaki ).


Yang beresiko menderita Osteoarthritis :
- Wanita berusia lebih dari 45 tahun, karena mulai berkurangnya kadar hormon estrogen yang dibutuhkan untuk regenerasi sel-sel tulang rawan.
- Mereka yang kelebihan berat badan, karena persendian teralu berat menahan berat badan sehingga tulang rawan lebih cepat aus.
- Mereka yang memiliki aktifitas berlebih, seperti olahragawan dan pekerja kasar, karena mereka memforsir gerakan persendiannya selama berlatih / bertanding dan bekerja.
- Mereka yang dilahirkan dengan sendi-sendi yang berbentuk abnormal.
- Pernah mengalami trauma atau operasi yang berulangkali pada struktur-struktur sendi.

Tanda dan Gejala Osteoarthritis :
- Morning stiffness ( sendi terasa kaku pada pagi hari ketika bangun tidur )
- Sendi terasa nyeri jika digerakkan terlalu lama dan akan membaik jika diistirahatkan.
- Sendi terasa nyeri ketika cuaca dingin.
- Sendi terasa lemah atau kaku, sehingga menghambat gerakan.

Untuk mendiagnosa penyakit ini ada beberapa cara :
- X-ray, sangat bermanfaat untuk menyampingkan penyebab-penyebab lain dari nyeri pada sendi tertentu serta membantu dalam membuat keputusan kapan intervensi operasi harus dipertimbangkan.
- Arthrocentesis, mengeluarkan cairan sendi untuk analisa dengan menggunakan jarum steril. Analisa cairan sendi bermanfaat dalam menyampingkan gout, infeksi, dan penyebab-penyebab lain dari arthritis. Pengeluaran cairan sendi dan suntikan kortikosteroid ke dalam sendi-sendi selama arthrocentesis dapat membantu membebaskan nyeri, pembengkakan, dan peradangan.
- Arthroscopy, teknik operasi di mana dokter memasukan tabung penglihat ke dalam ruang sendi. Kelainan-kelainan dari dan kerusakan pada cartilage dan ligamen-ligamen dapat dideteksi dan adakalanya diperbaiki melalui arthroscope. Jika berhasil, pasien-pasien dapat sembuh dari operasi arthroscopic jauh lebih cepat daripada operasi sendi terbuka.

Tips untuk penderita Osteoarthritis :
- Kurangi berat badan jika berlebih.
- Biasakan duduk tegak.
- Pilih olahraga yang tidak terlalu memforsir sendi yang mengalami OA, lakukan olahraga secara teratur 2-3 kali seminggu. Bila sendi mulai terasa nyeri, beristirahat dulu sampai nyeri mereda. Olahraga yang dianjurkan jalan kaki, berenang, bersepeda.
- Hindari berada pada satu posisi yang sama dalam waktu lama. Misalnya menonton TV, bekerja di depan komputer.
- Kompres hangat atau berendam dalam air hangat jika otot terasa tegang.
- Gunakan sendi atau otot yang paling kuat dan besar untuk melakukan pekerjaan. Misalnya jangan bawa belanjaan anda dengan cara dijinjing tetapi bawalah dengan cara dipeluk.
- Gunakan alat bantu untuk sendi yang lemah atau terasa nyeri. Misalnya, gunakan braces dan support untuk membantu menguatkan otot dan sendi pada pergelangan tangan, siku, lutut. Gunakan tongkat atau kruk untuk membantu menguatkan sendi pinggul dan lutut yang lemah.
- Konsumsi suplemen yang mengandung glukosamin dan kondroitin
- Untuk mengurangi rasa nyeri oleskan pereda nyeri topikal seperti : Voltaren gel, Counterpain, Feldene gel. Atau minum obat pereda nyeri atau obat anti radang /penghilang bengkak.
 photo belajarinternetdinsan.gif

0 komentar:

Post a Comment