Thursday, February 7, 2013

Tips Cara Menangani dan Menyembuhkan Luka

 photo gaptek-shanty-merah-468.gif

Semua orang pastinya pernah mengalami luka di tubuhnya. Ketika mengalami luka, kulit yang melapisi tubuh menjadi tidak utuh sehingga kuman dapat masuk ke dalam tubuh. Jika luka yang terjadi hanya luka kecil seperti luka tertusuk jarum/ peniti, luka tergores kayu, luka tergores pisau cukur dan lain-lain maka  kemungkinan kuman yang masuk ke dalam tubuh jumlahnya sedikit, sehingga sistem kekebalan tubuh akan mematikan kuman tersebut.

Namun jika luka yang terjadi cukup besar/ parah, seperti luka tertusuk pisau dapur, luka tersabet golok, luka terjatuh dari motor, luka sehabis operasi dan sebagainya, yang mana luka ini disertai pendarahan maka kuman yang masuk ke dalam tubuh jumlahnya cukup banyak sehingga dapat mengakibatkan terjadinya infeksi jika luka tidak ditangani dengan baik.

Luka yang tidak ditangani dengan baik dapat menjadi borok, dimana sebagian dari jaringan/ daging tubuh kita berlubang karena membusuk, kadang disertai adanya nanah dan atau demam karena terjadi infeksi. Selain bisa menjadi borok, luka yang tidak ditangani dengan baik dapat mengakibatkan munculnya bekas luka yang permanen atau pertumbuhan jaringan yang berlebihan ( keloid ). Oleh karenanya kita perlu mengetahui tips cara menangani dan menyembuhkan luka berikut ini :
  • Untuk luka ringan : bersihkan luka dengan air matang yang bersih dan tutup dengan plester penutup luka ( hansaplast, betadine plester ). Ganti plester setiap kali sehabis mandi. Biarkan luka terkena udara terbuka selama 10 menit sebelum memasang plester baru agar luka sempat mengering dan tidak lembab.
  • Untuk luka yang disertai pendarahan : bersihkan luka dengan air mengalir, lalu hentikan pendarahan dengan menekan selama 5-15 menit menggunakan kasa steril. Jika darah telah berhenti keluar, hentikan penekanan langsung pada luka tanpa melepas kain atau kasa. Jika darah keluar lagi setelah penekanan dihentikan, ulangi penekanan langsung pada luka selama 15 menit lagi. Jika darah tetap keluar setelah penekanan kedua dihentikan, penekanan dapat dilanjutkan 15 menit lagi. Jika darah tetap tidak berhenti keluar, segera bawa ke rumah sakit. Mungkin ada kelainan darah. Jika setelah penekanan pendarahan berhenti, jika perlu kompres dingin selama 5-10 menit untuk memastikan pendarahan terhenti sempurna. Lalu teteskan cairan antiseptik seperti betadine dan tutup luka dengan kasa steril atau kasa steril yang mengandung antibiotik ( sofratulle, daryantulle ).
  • Untuk luka borok : bersihkan luka dengan cara mengalirkan air atau larutan NaCl untuk melepaskan sel-sel yang sudah mati dan membersihkan luka dari nanah dan darah, lalu teteskan betadine, oleskan salep/ krim antibiotik, lalu tutup dengan kasa steril yang mengandung antibiotik dan tutup lagi dengan kasa steril. Untuk mempercepat penyembuhan, jika diperlukan dokter biasanya akan memberi antibiotik yang diminum.
  • Untuk mencegah terjadinya keloid, terutama dari luka yang disebabkan operasi caesar, bekas jahitan, jerawat yang parah, pakailah salah satu produk berikut : salep mederma, salep madecassol, lembaran hansaplast scar reducer atau cica care.
  • Untuk penanganan luka bakar, silahkan baca disini.
 photo belajarinternetdinsan.gif

0 komentar:

Post a Comment