Monday, May 14, 2012

Blepharitis/ Radang Kelopak Mata


Blepharitis/ radang kelopak mata adalah suatu kondisi dimana garis tepi kelopak mata atau kelopak mata membengkak. Hal ini terjadi karena kelenjar dekat bulu mata terlalu banyak menghasilkan minyak. Kelebihan minyak ini mendorong pertumbuhan bakteri yang dapat membuat kelopak mata teriritasi.


Blepharitis dapat disebabkan oleh infeksi ataupun alergi. Blepharitis alergi dapat terjadi akibat debu, asap, bahan kimia iritatif, dan bahkan bahan kosmetik, sedangkan blepharitis infeksi bisa disebabkan oleh kuman staphylococcus, streptococcus, pneumococcus, pseudomonas,dan lain sebagainya. Blepharitis merupakan salah satu peradangan yang sulit disembuhkan bila sudah kronis. Pencegahan yang efektif seperti menjaga kebersihan kelopak mata dengan teratur menjadi langkah awal yang bisa dilakukan.

Tanda dan Gejala Blepharitis :
- Ketika penderita tidur akan keluar cairan dari mata yang melengketkan bulu mata, akibatnya ketika bangun penderita sulit untuk membuka mata
- Kelopak/ garis tepi kelopak mata memerah, membengkak dan terasa berminyak
- Timbul rasa gatal dan rasa terbakar pada kelopak mata
- Terasa ada benda asing di mata
- Bulu mata rontok
- Silau terhadap cahaya dan mata berair

Ada 2 jenis blepharitis, yaitu :
* Blepharitis anterior, yang mempengaruhi bagian depan luar kelopak mata dimana bulu mata terpasang.
* Blepharitis posterior, terkait dengan disfungsi kelenjar meibomian dalam kelopak mata yang berfungsi mensekresikan minyak untuk membantu melumasi mata.
Banyak terjadi anterior dan posterior blepharitis pada saat yang sama, namun dalam derajat keparahan yang berbeda.

Tips Perawatan Blepharitis :
- Bersihkan kelopak mata, dokter akan merekomendasikan larutan pembersih yang bisa di gunakan, seperti air hangat, shampoo bayi dengan air hangat atau produk khusus untuk membersihkan kelopak mata .

Cara membersihkan kelopak mata :
* Cuci tangan, kemudian celupkan handuk, kapas bersih atau kasa ke dalam larutan pembersih, sedikit peras.
* Gosokkan secara lembut di sekitar garis tepi dan di kelopak mata.
* Bilas dengan air dingin.
* Ulangi proses untuk mata yang lain, gunakan handuk/ kapas/ kasa yang berbeda.

Cara menggunakan kompres hangat :
* Cuci tangan, kemudian basahi kain lap yang bersih dengan air hangat.
* Tempatkan kain lap di atas mata yang tertutup selama beberapa menit.
* Buka mata, lalu dengan menggunakan jari untuk menggosok lembut sekitar kelopak mata bagian luar dengan gerakan melingkar. Jangan menekan terlalu keras pada bola mata.
* Ikuti rekomendasi dokter tentang seberapa sering dan seberapa lama menggunakan kompres.
Biasanya ketika pertama kali memulai pengobatan, dokter akan menyarankan melakukan ini beberapa kali sehari, selama sekitar lima menit setiap kalinya. Kemudian, cukup kompres sekali sehari selama beberapa menit.

 - Biasanya dokter akan memberikan resep salep mata antibiotik, gunakan sesuai dosis yang diberikan. Tanpa pengobatan, blepharitis yang disebabkan oleh bakteri dapat menyebabkan efek jangka panjang seperti ectropion, kelopak menebal, dilatasi kapiler, trichiasis dan entropion.

- Jika memakai lensa kontak, hentikan dulu pemakaiannya, gunakan kaca mata.

- Jika sering terkena blepharitis sebaiknya minimalkan penggunaan riasan mata yang dapat mengganggu kebersihan kelopak mata. Jika dokter merekomendasikan shampo anti ketombe untuk kulit kepala dan alis, pastikan sampo tidak masuk ke mata untuk menghindari iritasi.

- Dokter mata tertentu merekomendasikan suplemen gizi omega-3 asam lemak untuk meningkatkan fungsi dari kelenjar meibomian yang menyediakan pelumas penting untuk kenyamanan mata dan kelopak mata.

- Karena blepharitis dan mata kering biasanya terjadi bersama-sama, dokter mata mungkin menyarankan untuk menggunakan tetes mata yang bebas untuk membantu meringankan gejala.

0 komentar:

Post a Comment